Penyebab dan Cara Mengatasi No Bootable Device Melalui BIOS
Penyebab dan Cara Mengatasi No Bootable Device Melalui BIOS

Penyebab dan Cara Mengatasi No Bootable Device Melalui BIOS

Posted on

Cara mengatasi no bootable device bisa dengan mudah dilakukan ketika kamu selesai membaca artikel yang kami bagikan disini.

No Bootable device merupakan salah satu masalah yang sering dialami ketika kita menggunakan laptop atau komputer, terutama saat pertama kali menyalakan perangkat. Hal ini umumnya terjadi karena memori perangkat gagal membaca sistem operasi yang digunakan.

Jadi jika kamu saat ini sedang mengalami masalah laptop/komputer no bootable device, maka kamu bisa mencoba menerapkan beberapa cara mengatasi no bootable device di bawah ini!

Penyebab dan Cara Mengatasi No Bootable Device Melalui BIOS
Penyebab dan Cara Mengatasi No Bootable Device Melalui BIOS

Penyebab No Bootable Device Found

Jika saat menyalakan komputer/laptop kamu mendapati pesan No Bootable Device, maka ada beberapa penyebab dari masalah ini, seperti :

  • Sistem operasi mengalami kerusakan
  • Harddisk atau SSD yang digunakan rusak
  • Ada kesalahan dalam pengaturan BIOS
  • Atau laptop/PC kamu terserang virus

Cara Mengatasi No Bootable Device

Untuk bisa mengatasi masalah no bootable device found kamu harus mengetahui terlebih dahulu penyebabnya. Jadi kamu harus bisa menganalisa terlebih dahulu kemungkinan yang menyebabkan masalah ini. Jika kamu sudah bisa mengetahui penyebabnya, kamu bisa mencoba salah satu cara mengatasi no bootable device di bawah ini!

1. Cek Hardisk atau SSD Terbaca atau Tidak

Cara mengatasi no bootable device yang pertama adalah dengan mengecek apakah Harddisk atau SSD yang kamu gunakan masih bisa terbaca atau tidak. Karena ketika harddisk/SSD tidak terbaca, maka sistem operasi tidak akan bisa terbaca. Karena file untuk menjalankan sistem operasi tersimpan di harddisk.

Cara mengecek harddisk/SSD terbaca atau tidak bisa menggunakan langkah berikut :

Langkah 1 : Pertama kamu masuk ke BIOS, dengan menyalakan Komputer/Laptop dan saat booting kamu tekan tombol F2

Langkah 2 : Setelah masuk BIOS, kamu silahkan pilih tab Main.

Langkah 3 : Silahkan kamu cek pada bagian harddisk, Jika di kolom SATA 2 terdeteksi nama SSD/HDD, maka artinya penyimpanan kamu gunakan masih terbaca. Contoh nama dari SSD/HDD SAMSUNG SP0411N.

Langkah 4 : Jika harddisk tidak terbaca, maka kamu bisa coba lepaskan harddisk dan kamu coba pasang kembali. Karena ada kemungkinan kabel harddisk mungkin kendur, sehingga tidak terbaca disistem.

2. Mengganti Mode BIOS UEFI ke Legacy

Jika harddisk yang kamu gunakan masih terbaca, ada kemungkinan terdapat masalah pada konfigurasi BIOS. Langkah untuk mengatasi selanjutnya yang bisa kamu coba adalah dengan mengganti mode BIOS dari UEFI ke Legancy.

Untuk cara mengatasi no bootable device dengan mengganti mode UEFI ke Legancy adalah sebagai berikut :

Langkah 1 : Silahkan kamu coba masuk ke BIOS seperti yang telah dijelaskan di atas

Langkah 2 : Setelah masuk ke BIOS, kamu masuk ke Tab BOOT dan kamu tekan Enter di Boot Mode

Langkah 3 : Nantinya terdapat 2 pilihan, UEFI dan Lagecy, silahkan kamu pilih Legacy

Langkah 4 : Jika sudah kamu arahkan ke tab Exit dan tekan Yes untuk menyimpan perubahan pengaturan BIOS yang telah dilakukan

3. Cek Boot Priority di BIOS

Cara mengatasi no bootable device selanjutnya masih di BIOS, di BIOS kamu bisa cek Boot Priority. Pastikan Boot Priority yang digunakan adalah harddisk/SSD yang berisi data sistem operasi ke posisi pertama.

Sehingga ketika melakukan booting, laptop/komputer akan melakukan booting pertama kali ke harddisk/ssd yang berisi sistem operasi. Untuk cek boot priority di BIOS sudah betul atau belum, silahkan ikuti instruksi berikut :

Langkah 1 : Silahkan kamu masuk ke BIOS dengan menekan tombol F2 atau Del ketika Laptop/Komputer sedang booting

Langkah 2 : Jika kamu sudah masuk BIOS, kamu arahkan ke tab Boot

Langkah 3 : Pastika pilihan Boot Priority kamu mengarah ke harddisk/ssd utama yang kamu gunakan. Kamu bisa pastikan jika menggunakan konfigurasi Legacy, maka kamu harus memilih Legancy First

Langkah 4 : Kemudian kamu bisa pilih Legacy Support dan kemudian kamu bisa tekan Tab Exit dan pilih Exit Saving Change untuk menyimpan perubahan pengaturan BIOS yang dilakukan.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments